Selasa, 12 Januari 2010

Program BK - Bakti Sosial

A. PENDAHULUAN

1. Pengertian SBI
Sekolah Berstandar Internasional (SBI) adalah sekolah nasional yang menyiapkan pesrta didik berbasis Standar Nasional Pendidikan (SNP) Indonesia, berkualitas internasional dan lulusannya berdaya saing internasional.

2. Karakteristik SBI

• Menerapkan KTSP yang dikembangkan dari standar isi, standar kompetensi kelulusan dan kompetensi dasar yang diperkaya dengan muatan Internasional.
• Menerapkan proses pembelajaran dalam Bahasa Inggris, minimal untuk mata pelajaran MIPA dan Bahasa Inggris.
• Mengadopsi buku teks yang dipakai SBI (negara maju).
• Menerapkan standar kelulusan yang lebih tinggi dari standar kompetensi lulusan (SKL) yang ada di dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP).
• Pendidik dan tenaga kependidikan memenuhi standar kompetensi yang ditentukan dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP).
• Sarana/prasarana memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP).
• Penilaian memenuhi standar nasional dan Internasional.

3. Permasalahan

Dari karakteristik-karakteristik diatas, maka masalah yang mungkin timbul pada anak-anak yang bersekolah di SBI adalah kejenuhan dan kurangnya kepekaan sosial pada diri anak yang bersekolah di SBI. Kejenuhan dan kurangnya kepekaan sosial disebabkan oleh target atau tuntutan yang ada pada SBI. Hal ini tentu saja membuat siswa harus bekerja ekstra keras, melebihi siswa yang bersekolah disekolah reguler. Akibnya, anak-anak yang bersekolah di SBI akan merasa jenuh karena waktu mereka sebagian besar dipakai untuk belajar guna memenuhi tuntutan kurikulum SBI dan hal ini juga menyebabkan kurangnya kepekaan sosial mereka karena mereka sibuk belajar sehingga jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Untuk itu, diperlukan suatu program yang bertujuan untuk menghilangkan kejenuhan siswa, akan tetapi juga mampu meningkatkan kepekaan siswa terhadap lingkungan sekitarnya.

B. VISI MISI

Visi SBI secara umum adalah:
1. Mencirikan wawasan kebangsaan,
2. Memberdayakan seluruh potensi kecerdasan (multiple inteligencies)
3. Meningkatkan daya saing global

Sedangakan Misi SBI merupakan jabaran visi SBI yang dirancang untuk dijadikan referensi dalam menyusun/mengembangkan rencana program kegiatan, indikator untuk menuyun misi ini terangkum pada akronim SMART:

1. Specific
2. Measurable (terukur)
3. Achievable (dapat dicapai)
4. Realistis
5. Time Bound (jelas jangkauan waktunya)

Sedangkan visi program adalah:
1. Menjadikan siswa memiliki pribadi yang memiliki kecerdasan intelegensial dan juga kecerdasan emosional.
2. Memiliki kepekaan sosial yang tinggi, dimanapun dia berada.

Sedangkan Misi dari program adalah:

1. Program ini secara perlahan mampu menghilangkan kejenuhan siswa setelah belajar.
2. Program ini mampu menumbuh kembangkan kepekaan sosial siswa secara perlahan.

C. SASARAN PROGRAM

Adapun sasaran program ini adalah individu. Hal ini dikarenakan kejenuhan dan kekurang pekaan sosial yang terjadi di SBI umumnya terjadi pada tiap siswa.

D. TARGET PENCAPAIAN

Target pencapaian program ini sangatlah jelas, yaitu menghilangkan, atau paling tidak mengurangi kejenuhan siswa SBI dan menumbuh kembangkan ke[ekaan sosisal mereka.

E. AKTIVITAS ATAU KEGIATAN

Adapun kegiatan dari program ini adalah dengan melakukan bakti sosial, penggalagan dana dan kegiatan sosial lainnya, yang pada initinya setiap kegiatan akan membantu siswa dalam menumbuh-kembangkan kepekaan sosial dan menghilangkan atau paling tidak mengurangi kejenuhan.

F. MATERI

Materi yang diberikan adalah mengenai keadaan sosial masyarakat yang berbeda-beda, baik secara ekonomi dan sebagainya.

G. MEDIA DAN INSTRUMEN

1. Sumber
Sumber untuk materi diperoleh dari buku-buku, internet dan sumber-sumber lainnya.
2. Media
Media yang digunakan didalam penyampaian materi adalah dengan media audio-visual (presentasi dari guru BK)

3. Alat
Alat yang digunakan antara lain adalah laptop dan proyektor sebagai media presentasi.

H. STRATEGI PELAYANAN

Strategi pelayanan yang digunakan untuk program ini adalah strategi pelayanan secara kelompok, karena masalah yang ingin ditanggulangi oleh program ini kurang lebih adalah sama.

I. WAKTU DAN BIAYA

1. Waktu

Adapun waktu pelaksanaan program ini adalah satu bulan sekali, di hari minggu. Hal ini karena apabila kegiatan ini dilaksanakan terlalu sering, justru akan membuat proses belajar siswa menjadi terganggu.
2. Biaya

Adapun biaya program ini, tiap bulannya adalah :
1. Makan dan minum 20 orang x 12 kelas x 3 x 3000 = 720.000
2. Transportasi = 300.000
3. Lain-lain = 280.000
Total biaya = 1.300.000

J. STAFF PELAKSANA

Adapun staff pelaksana kegiatan ini adalah guru BK, semua guru mata pelajaran dan juga pihak-pihak lain yang bersedia untuk membantu program ini.

K. SARANA DAN PRASARANA

Adapun sarana yang digunakan adalah:
1. Desa/wilayah yang akan menjadi tempat bakti sosial.
2. Alat transportasi
3. Guru BK dan pihak-pihak lain yang terlibat.

Adapun prasarana kegiatan ini adalah:
1. Aula untuk memberikan materi kepada para siswa
2. Alat-alat yang dapat digunakan untuk bakti sosial

L. POLA MANAGERIAL

Guru BK berkoordinasi dengan guru-guru yang lain dan juga dengan pihak-pihak yang terkait dalam program, sehingga apa yang menjadi tujuan program dapat tercapai.

M. EVALUASI PROGRAM

Evaluasi program dilakukan setelah melakukan kegiatan. Idealnya 3-7 hari setelah kegiatan. Siswa diberi pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang mereka lakukan disana, apa manfaat yang mereka peroleh, apa manfaat yang diperoleh oleh daerah yang menjadi sasaran kegiatan mere, dsb.

N. TINJAK LANJUT
Setelah memperoleh hasil evaluasi dari siswa, guru BK menentukan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Misalnya, kegiatan masih banyak kekurangannya, jadi harus dibenahi. Bila kegiatan sudah baik, maka harus dicari lagi kegiatan-kegiatan yang lainnya yang sesuai dengan tujuan program.

O. LAPORAN EVALUASI
Hasil evaluasi dilaporkan pada kepala sekolah mengenai perkembangan siswa, sesuai dengan apa yang ingin dicapai. Hasil dari laporan evaluasi ini harus dijadikan acuan untuk apa yang akan dilanjutkan berikutnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar